Kisah hidup sad

 Aku adalah anak pertama dari tiga bersaudara waktu ku kecil aku belum mempunyai saudara 

Dan disitulah kisah ku dimulai.


dari sejak dini aku selalu mendengar kan orang tua ku bertengkar entah tentang masalah apa mereka bertengkar dengan begitu hebat waktu itupun aku belum bisa berfikir dan belum faham apa masalahnya


pertengkaran itu membuatku merasa takut, tidak aman dan merasa khawatir akan terjadi hal yang berlebihan sampai aku pernah melihat diantara mereka menggunakan sajam aku merasa takut ingin menangis teriak tapi aku tidak berani melampiaskannya tapi Alhamdulillah aku sangat bersyukur kepada allah masih memberikan kepada mereka berdua sedikit kasih sayang sehingga tidak terjadi apa-apa. 


Hingga saat ini umurku sudah menginjak 20th pertengkaran itu tak pernah sirna dan masih saja terjadi.


Dan diumurku saat ini sudah saatnya aku memberanikan diri untuk menengahi mereka,tapi selalu saja tak pas dimata mreka 

Ada yang mengatakan aku membela ayah dan ada yang mengatakan aku membela ibu


Yarobb diriku memang lah orang yang bodoh

Tapi biarkan diriku melerai kedua nya supaya diberikan kasih sayang kasihan adik2 ku mereka akan punya hati yang keras karna pertengkaran mreka.


Dan diumur dewasa ku ini aku sudah bisa berfikir bahwa di pihak ayahlah yang punya karakter keras, aku selalu mengamati pembicaraan mreka berdua,ketika ibuku sedikit menyinggung ayah akan selalu tak terima dan dengan jawaban penuh emosi dan panas.


Dan sebelum nya aku pernah juga menyalahkan perilaku ibuku terhadap ayah karna tidak pantas dimata ku.


Tapi karna selalu saja cara ku salah menengahi mreka akhirnya salah satu diantara mereka akan membenci ku karna merasa ada pembelaan disebelah pihak semua usaha ku sia-sia. 


Dan aku berfikir sepertinya inilah takdir yang diberikan oleh allah dan inilah ujian yang diberikan untuk  kami.

Aku ingin bertanya kepada orang sedang baca ini apakah kalian merasakan hal seperti ini dirumah?


 





Komentar

Postingan Populer