LIKA LIKU ALUR HIDUP
Sebelum nya saya adalah santri dari pondok way Jepara lamtim saya mencari ilmu di sana selam 6 tahun + setengah tahun ngabdi
sebelum nya saya mengambil jurusan kelas baca kitab dan saya mengambil jurusan kelas tahfidz dari kelas 3 SMP dan saya menyelesaikan nya saat kelas 3 sma ,
kemudian karna saya adalah lulusan pertama tahfidz untuk santri laki laki di ponpes saya, abah yai atau mudir ponpes mengincar/ menunjuk saya untuk mengirim saya ke Sulawesi yakni cabang dari pondok minhajut thulab .
waktu itu saya belum yakin karna pada saat itu juga saya mempunyai rencana untuk melanjutkan studi saya ke al-azhar kairo mesir dan saya belum mempunyai persiapan apapun untuk kuliah disana terutama bahasa Arab, baca kitab, wawasan keislaman dan lain-lain nya.
Dan sebenarnya saya adalah orang yang mempunyai tipe introvert ,dan saya tidak terlalu dekat dengan para guru guru saya apalagi dengan mudir atau abah yai saya,jadi ya sungkan kalo dekat dengan mreka
Lalu pada saat wisuda tahfidz ku orang tua ku menjenguk ku , orang tua ku di bebani biaya oleh ponpes ku sebesar 4 juta hanya untuk wisuda tahfidz 30 juz ku untuk pertaima kalinya, menurut orang tua ku itu sangat lah mahal karna sebenarnya aku menyelesaikan nya hanya untuk sekedar menggugurkan kewajiban saja ,bukan karna kemampuan guru ku dan juga bukan karna motivasi dari guru ku ,
itupun menurutku kemampuan hafalan ku sangat amat kurang bisa di bilang aku hanya sekadar hafal hafal saja
kalau pun aku mengandalkan cara guru ku aku tidak akan pernah menyelesaikan 30 jus itu
Karna sejati nya guru ku hanya sekedar menyimak dan sudah selesai, selebihnya diserahkan pada santrinya, kalo punya niat target sungguh-sungguh ya selesai kalaupun tak sungguh-sungguh ya gak bakal lulus Dan juga sekedar supaya mempunyai bekas selama mencari ilmu disana kemudian pulang .
Aku memutuskan untuk memilih rencana ku sendiri dari pada permintaan abah yai atau mudir , serta dukungan dari orang tuaku,
karna aku terlalu sungkan aku berpamitan lewat HP saja karna habis wisuda aku langsung disuruh pulang saat itu juga sudah sangat malam
Aku mendapatkan kan channel untuk mempersiapkan diri kuliah di alazhar tempat nya di lampung
Awalnya aku mengira bahwa aku akan tenang tenang saja saat akan mempersiapkan diri disitu, aku mengira bisa cepat ,tenang , mendapatkan kan beasiswa dll ,
Ternyata aku terlalu tinggi berekspetasi sehingga itu semua sia2 dan aku terlalu lama di lembaga kursus itu dari bulan 1 Januari th 2022 hingga saat ini September 2024 wah yah sangat lah membosankan bro , seperti nya aku juga terlalu berlebihan mempercayai orang .
Dan hingga saat ini adalah waktu dimana saat saat ingin putus asanya diri ku karna lama gak jadi berangkat juga, orang tua ku selalu mempersalahkan tentang uang ,terutama untuk urusan kebutuhan makan jadi terpaksa aku mempunyai rasa iba, aku mencari uang serabutan aku berikan pada ibu saja , karna dia yang selalu menyiapkan makanan untuk kami dan juga membiayai ku dari awal sekolah hingga lulus sekolah,
Tetapi berapa pun yang aku berikan tidak pernah cukup.
Sedangkan ayah tak terlalu perduli dengan kebutuhan kami hingga kebutuhan biaya sekolah pun tak tahu,
Aku merasa itu semua bagian dari diriku yang bertanggung jawab atas urusan keuangan padahal seharus nya bukan urusan ku
Ini lah yang membuat diri ku berfikir lebih baik kerja dari pada kuliah, kalau kerja aku akan mendapatkan kan uang sedangkan kuliah akan banyak pengeluaran uang dan seperti nya sama sekali tak akan merubah keadaan sama sekali.
Maka dari itu setelah ini aku ingin tekankan untuk memilih antara kerja atau kuliah
Kalaupun tidak jadi berangkat aku memilih kerja, kalau pun tetap harus memilih kuliah ya aku tak bisa apa apa lagi selain bergantung pada allah SWT, dan menyerahkan segala urusan padanya semoga allah selalu memberikan banyak pintu rizki dan memudahkan segala urusan.
Komentar
Posting Komentar